Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Universitas Negeri Malang
 
Home > Artikel > Detil artikel

Detil Artikel

Edisi : Vol.1, No.1 (2014)
Judul : PERBEDAAN HASIL BELAJAR MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DAN MODEL KOVENSIONAL PADA PELAJARAN PKn KELAS X SMKN 6 MALANG
Penulis : MUHAMMAD ANWAR HIDAYAT

Abstrak :

Penilaian ketercapaian peserta didik dalam pembelajaran dengan kurikulum 2013 tampak sedikit lebih detail dibandingkan pada tahun-tahun sebelum berkurikulum 2013. Dengan demikian proses pembelajaran yang dilakukan diharapkan dapat membantu peserta didik untuk memperoleh ketercapaian indikator ketercapaian dari berbagai aspek. Salah satu model yang dapat digunakan yaitu model kooperatif (STAD). Dalam STAD tidak sepenuhnya membiarkan peserta didik hanya belajar dalam kelompoknya karena sebelum bekerja dalam kelompok guru memberikan penjelasan singkat tentang materi yang akan diberikan.
Oleh karena itu model ini cocok pada mata pelajaran PKn yang sebagian besar materi sesuai dilakukan dengan berdiskusi dan tahapan penyajian materi pengantar bagi peserta didik dimana peserta didik akan memperoleh bekal sebelum mereka bekerja dalam kelompoknya sehingga tujuan pembelajaran akan dicapai dengan optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui hasil belajar peserta didik kelas X SMKN 6 Malang pada pelajaran PKn dengan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) (2) mengetahuih hasil belajar peserta didik kelas X SMKN 6 Malang pada pelajaran PKn dengan Model pembelajaran konvensional (ceramah bervariasi) (3) mengetahui adakah perbedaan hasil belajar peserta didik kelas X
SMKN 6 Malang pada pelajaran PKn dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan model pembelajaran konvensional.
Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimental semu. Penelitian ini menggunakan dua kelas yakni kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen yaitu kelas yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD). Kelas kontrol diajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Populasi penelitian adalah peserta didik kelas X SMKN 6 Malang tahun ajaran 2013/2014. Pengambilan sampel dengan cara tidak diacak. Instrumen yang digunakan berupa instrumen perlakuan (terdiri dari silabus RPP LKS) dan instrumen pengukuran yang terdiri dari tes lembar observasi untuk menilai kemampuan afektif dan psikomotor peserta didik. Analisis data dilakukan dengan uji Mann Whitney U dan uji t pada signifikansi α = 005.
Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar kognitif peserta didik kelas eksperimen (7455) lebih baik daripada kelas kontrol (7088). Hasil tersebut sama secara signifikan α = 0031 < 005 pada taraf signifikansi 5%. Sedangkan hasil belajar afektif (8255) dan psikomotor (8402) peserta didik kelas eksperimen lebih baik daripada hasil belajar afektif (8167) psikomotor (8323) peserta didik kelas kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa ada perbedaan hasil belajar peserta didik kelas X SMKN 6 Malang pada pelajaran PKn yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional

Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif STAD hasil belajar
Full Text :

Kembali