Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Universitas Negeri Malang
 
Home > Artikel > Detil artikel

Detil Artikel

Edisi : Vol.1, No.1 (2011)
Judul : 107811402053
Penulis : NOVISETYOWATI
Abstrak :


Keberadaan terminal di suatu daerah merupakan pemicu munculnya
aktivitas ekonomi di sekitar terminal yang semakin beragam dan bertambah
jumlahnya. Terminal sebagai pusat pertumbuhan pemegang peranan penting
dalam usaha mencapai tujuan-tujuan pembangunan ekonomi. Terminal sebagai
salah satu prasarana dalam sistem transportasi sangat dibutuhkan sekali daerah
fisik yang harus disediakan. Pentingnya terminal bagi masyarakat adalah untuk
kenyamanan menunggu kenyamanan perpindahan dari satu moda atau kendaraan
ke moda atau kendaraan lain dan sebagai tempat tersedianya fasilitas-fasilitas
dan informasi. Maka dari itu diperlukan sarana prasarana yang baik dari suatu
terminal.
Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menjelaskan beberapa hal
yang mencakup latar belakang dipindahnya terminal Gadang ke terminal Hamid
Rusdi kondisi sosial ekonomi masyarakat sebelum pindahnya terminal Gadang
ke terminal Hamid Rusdi kondisi sosial ekonomi masyarakat sesudah pindahnya
terminal Gadang ke terminal Hamid Rusdi dampak perpindahan terminal
Gadang ke terminal Hamid Rusdi terhadap kehidupan sosial ekonomi
masyarakat.
Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif.
Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dan
observasi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa
instrumen manusia yaitu peneliti sendiri. Untuk menjaga keabsahan data
dilakukan kegiatan triangulasi data. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap
reduksi data display data verivikasi kesimpulan.
Hasil penelitian adalah: (1) Latar belakang pemindahan terminal Gadang
ke terminal Hamid Rusdi di karenakan adanya permasalahan fisik berupa
kemacetan lalu lintas yang disebabkan oleh padatnya arus kendaraan di sekitar
terminal (2) Masyarakat Gadang sebelum perpindahan terminal pada umumnya
bermata pencaharian sebagai pedagang selain pedagang ada beragam mata
pencaharian yang lain seperti sopir tukang becak makelar penumpang jasa
travel dan jasa wartel serta pedagang asongan. Pendapatan masyarakat sangat
beragam dari sekitar Rp 1.000.000-Rp500.000 perhari untuk masyarakat yang
berprofesi sebagai pedagang dan Rp 30.000-Rp 90.000 perhari untuk masyarakat
yang berprofesi sebagai sopir tukang becak dan makelar. Akses menuju ke
tempat sekolah masyarakat Gadang sangat terbantu dengan keberadaan terminal
dekat tempat tinggal mereka tetapi untuk masalah ongkos tidak berpengaruh
dengan keberadaan terminal.Suasana tempat tinggal masyarakat Gadang sebelum
i i
perpindahan terminal dirasakan tidak tenang dan tidak nyaman karena suara
bising gaduh dan ramai dari terminal tetapi masalah keamanan mereka
merasakan tidak berpengaruh dengan keberadaan terminal. Interaksi sosial
masyarakat Gadang berupa kerjasama seperti tahlilan rutin acara PKK dll
selain kerjasama juga ada persaingan persaingan di antara sesama profesi seperti
terlibat cekcok mengenai masalah penumpang atau masalah pembeli tetapi di
antara mereka tidak pernah terjadi suatu konflik (3) Setelah perpindahan
terminal sebagian masyarakat terutama yang berprofesi sebagai pedagang telah
kehilangan mata pencahariannya. Dan menurunnya tingkat pendapatan
masyarakat yang berprofesi sebagai sopir tukang becak dan makelar mereka
kini berpendapatan sekitar Rp 25.000-Rp 45.000 perharinya dan pedagang kini
hanya berpendapatan sekitar Rp 200.000 perharinya.Interaksi sosial masyarakat
setelah perpindahan terminal ada yang bersifat negatif dan ada yang positif
negatifnya adalah masyarakat menjadi lebih sering terjadi persaingan berupa
cekcok antar sesama profesi yang di akibatkan karena berebut penumpang dan
pembeli sedangkan positifnya adalah masyarakat sesama profesi menjadi lebih
kompak dan saling bertukar pikiran tentang pekerjaan mereka. Suasana tempat
tinggal masyarakat menjadi sedikit lebih tenang dan tidak segaduh dulu. Setelah
perpindahan terminal tidak berpengaruh terhadap masalah akses menuju ke
tempat sekolah hanya saja setelah perpindahan terminal agak sedikit lebih sulit
mendapatkan angkutan dan untuk masalah ongkos masyarakat beranggapan
tidak berpengaruh terhadap perpindahan terminal (4) Perpindahan terminal
Gadang ke terminal Hamid Rusdi membawa dampak terhadap hampir seluruh
masyarakat pengguna jasa terminal masyarakat terutama yang berprofesi sebagai
pedagang sebagian telah kehilangan mata pencahariannya pendapatan yang
diperoleh mayarakat setelah perpindahan terminal menjadi berkurang
pendapatan pedagang dari Rp1.000.000-Rp 500.000 perharinya kini hanya
berkisar antara Rp 200.000 perharinya dan masyarakat yang berprofesi sebagai
sopir tukang becak dan makelar penumpang juga mengalami penurunan
pendapatan sekarang pendapatan mereka hanya berkisar antara Rp 25.000-Rp
45.000 perharinya Perpindahan terminal juga berdampak pada Interaksi sosial
masyarakat yang mana setelah perpindahan terminal masyarakat sesama profesi
menjadi lebih mudah terjadi cekcok karena perpindahan terminal menjadi lebih
sepi penumpang dan pembeli. Akses menuju ke tempat sekolah masyarakat
menjadi agak lebih sulit mendapatkan angkutan umum dan suasana tempat
tinggal masyarakat menjadi lebih tenang dan nyaman dengan perpindahan
terminal.
Saran bagi pemerintah agar pemerintah kota Malang hendaknya dapat
memahami dampak dari kehidupan sosial maupun ekonomi masyarakat Gadang
dengan adanya pemindahan terminal. Diharapkan pihak Pemkot Malang mampu
memberikan rekomendasi mengenai kondisi situasi dan dampak yang
sebenarnya terjadi akibat pemindahan terminal khususnya terhadap aktivitas
sosial ekonomi masyarakat sekitar Gadang.

Kata Kunci : Dampak Perpindahan Terminal Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat
Full Text :

Kembali