Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Universitas Negeri Malang
 
Home > Artikel > Detil artikel

Detil Artikel

Edisi : Vol.1, No.1 (2011)
Judul : PERBEDAAN HASIL BELAJAR ANTARA PEMBELAJARAN MODEL QUANTUM TEACHING DENGAN PEMBELAJARAN KONVENSIONAL DALAM PELAJARAN PKn PADA SISWA SMP NEGERI 10 MALANG
Penulis : DESSY ANGGRAENI P
Abstrak :


SMP Negeri 10 Malang merupakan sekolah yang berusaha mempersiapkan kemampuan siswa yang lebih tinggi untuk mengantisipasi persaingan dan perkembangan zaman mempersiapkan siswa yang bermental unggul. Berdasarkan pengamatan peneliti selama melaksanakan PPL (Praktek Pengalaman Lapangan) pada bulan Agustus-Oktober 2010 dan hasil wawancara kepada ibu Tri Supatmi S.Pd dan bapak Sunari S.Pd selaku guru mata pelajaran PKn kelas VIII di SMP Negeri 10 Malang bahwa pembelajaran yang diterapkan di kelas adalah pembelajaran konvensional di mana pembelajaran didominasi oleh guru dengan ceramah dan tanya jawab sehingga siswa menjadi pasif. Hal tersebut menyebabkan sebagian besar hasil belajar siswa kelas VIII adalah di bawah KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Model quantum teaching menekankan pada proses belajar yang induktif (berdasarkan fakta yang nyata) yang kegiatan pembelajarannya secara langsung dapat dialami oleh siswa sehingga siswa diharapkan dapat membangun makna atau kesan pengetahuan dalam ingatan. Bertumpu pada prinsip-prinsip quantum teaching dengan maksud mengajak guru untuk mencetak siswa yang tidak hanya memiliki keterampilan akademis tetapi juga memiliki keterampilan hidup.
Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan hasil belajar siswa dengan menggunakan pembelajaran model quantum teaching pada mata pelajaran PKn di SMP Negeri 10 Malang; (2) mendeskripsikan hasil belajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional pada mata pelajaran PKn di SMP Negeri 10 Malang; (3) mendeskripsikan perbedaan hasil belajar siswa antara menggunakan pembelajaran model quantum teaching dengan pembelajaran konvensional pada pelajaran PKn di SMP Negeri 10 Malang.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimental design). Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Malang sebanyak 374 anak. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah untuk kelas eksperimen adalah kelas VIII E dengan jumlah siswa 42 anak. Sedangkan untuk kelas kontrol adalah kelas VIII G dengan jumlah siswa 42 anak. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel yaitu: (1) pembelajaran model quantum teaching dan model pembelajaran konvensional sebagai variabel bebas; (2) hasil belajar sebagai variabel
ii
terikat. Instrumen penelitian adalah (1) Instrumen perlakuan yang terdiri dari silabus/RPP (2) Instrumen pengukuran yang terdiri dari lembar observasi dan tes kognitif. Tes ini terdiri dari pre-test untuk mengukur kemampuan awal siswa dan post-test untuk mengetahui hasil penguasaan siswa.
Hasil dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kelas eksperimen yang diajar dengan pembelajaran model quantum teaching dan kelas kontrol yang diajar dengan pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil tes kemampuan akhir (post-test) dapat diketahui bahwa nilai rata-rata hasil tes kemampuan akhir siswa dari kelas eksperimen dengan jumlah siswa sebanyak 42 siswa adalah 7976 serta terdapat 3 siswa yang belum tuntas dan 39 siswa yang tuntas pada mata pelajaran PKn materi sikap positif terhadap kedaulatan rakyat dan sistem pemerintahan Indonesia. Sedangkan hasil tes kemampuan akhir (post-test) pada kelas kontrol dengan jumlah 42 siswa dapat diketahui bahwa nilai rata-ratanya adalah 7381 di mana terdapat 18 siswa yang belum tuntas dan 24 siswa yang tuntas.
Berdasarkan temuan penelitian di atas saran yang diajukan adalah sebagai berikut: (1) penerapan pembelajaran model quantum teaching dengan kerangka rancangan Tumbuhkan Alami Namai Demonstrasikan Ulangi dan Rayakan membutuhkan waktu yang panjang oleh sebab itu disarankan untuk mengefisienkan waktu hendaknya media yang digunakan benar-benar dipersiapkan sebelumnya dan guru harus pandai dalam mengatur waktu; (2) pembelajaran model quantum teaching yang terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa sebaiknya guru mata pelajaran PKn menggunakan pembelajaran model quantum teaching ini sebagai salah satu variasi dari model dan pendekatan dalam pembelajaran yang disesuaikan dengan materi yang akan disampaikan; (3) bagi peneliti selanjutnya diharapkan lebih mampu mengembangkan hasil penelitian ini dengan materi yang berbeda dan sebaiknya dilakukan dengan waktu yang cukup sehingga diperoleh hasil yang maksimal serta penelitian ini digunakan sebagai acuan landasan atau literatur untuk penelitian lebih lanjut.

Kata Kunci : hasil belajar pembelajaran model quantum teaching pembelajaran konvensional.
Full Text :

Kembali