Jurnal Ilmu Sejarah
Universitas Negeri Malang
 
Home > Artikel > Detil artikel

Detil Artikel

Edisi : Vol.1, No.1 (2012)
Judul : MUSUH DALAM SELIMUT: MENCARI AKAR PENYEBAB KEMUNDURAN INDUSTRI BUBUT KAYU PADA MASYARAKAT KELURAHAN TANGGUNG KECAMATAN KEPANJENKIDUL KOTA BLITAR TAHUN 1990-2010 DAN RELEVANSINYA TERHADAP PENDIDIKAN
Penulis : EKA METTA HARIYANI
Abstrak :

Tujuan penelitian ini adalah (1)Menjelaskan bagaimana sejarah industri kerajinan bubut kayu Kelurahan Tanggung Kecamatan Kepanjenkidul Kota Blitar (2) Menjelaskan proses kemunduran industri kerajinan bubut kayu Kelurahan Tanggung Kecamatan Kepanjenkidul Kota Blitar tahun 1990-2010 (3) Menjelaskan relevansi penelitian ini terhadap pendidikan. Penelitian ini menggunakan penelitian sejarah. Terdapat empat langkah yang ditempuh yakni pemilihan topik heuristik kritik interpretasi hingga historiografi. Hasil penelitian ini adalah (1) Industri kerajinan bubut kayu berawal tahun 1910. Pada tahun 1990-1998 industri kerajinan bubut kayu mulai berkembang. Periode ini tingkat pendidikan gaya hidup Kelurahan Tanggung masih sederhana dan status sosial masih didasarkan pada jenis pekerjaan. Periode tahun 1998-2006 industri kerajinan bubut kayu berkembang pesat. Periode ini tingkat pendidikan gaya hidup sudah tinggi dan status sosial masih didasarkan pada kekayaan. Tahun 2007-2010 mengalami kemunduran. Saat itu tingkat pendidikan masih tinggi gaya hidup menurun dan status sosial masih didasarkan pada kekayaan. (2) Industri kerajinan bubut kayu mengalami kemunduran karena konflik antar sesama perajin bubut kayu dan konflik antara pengurus dan anggota P2BKKT yang berdampak pada tingkat pendapatan perajin bubut kayu. (3) Relevansi pendidikan bagi pemerintah Kota Blitar terkait dengan kebijakan pemerintah dalam memberikan kebijakan tentang bermasyarakat dan juga berorganisasi. Relevansi penelitian ini terhadap pendidikan formal adalah digunakan sebagai sumber belajar siswa SMP kelas VII semester 1 dengan standar kompetensi dua yakni memahami kehidupan sosial manusia dengan kompetensi dasar 2.4 Menguraikan proses interaksi sosial.

Kata Kunci : konflik; kemunduran industri kerajinan bubut kayu; pendidikan
Full Text :

Kembali