Jurnal Pendidikan Geografi
Universitas Negeri Malang
 
Home > Artikel > Detil artikel

Detil Artikel

Edisi : Vol.2, No.2 (2013)
Judul : Perbandingan Model Pembelajaran Group Investigation (GI) dan Problem based Learning (PBL) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas XI SMA Negeri 4 Kediri
Penulis : MELINA OKTAVIANI
Dwiyono Hari Utomo
Johanis Paluin Buranda
Abstrak :
Salah satu model pembelajaran kooperatif yang dapat mendukung siswa

untuk melakukan pembelajaran yang berpusat pada siswa (student centered)

melalui pengamatan langsung kepada objek sesungguhnya adalah model

pembelajaran Group Investigation (GI) dan Problem based Learning (PBL).

Kedua model pembelajaran ini memiliki karakteristik yang hampir sama.

Perbedaanya adalah penentuan topik atau tema permasalahan yang akan dipelajari

pada model pembelajaran Group Investigation ditentukan oleh siswa sedangkan

pada model pembelajaran Problem based Learning siswa harus memberikan

solusi terkait permasalahan yang diberikan oleh guru. Hasil penelitian terdahulu

menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa yang diperlakukan dengan

menggunakan model pembelajaran Group Investigation dan Problem based

Learning mengalami peningkatan. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan

untuk mengetahui perbandingan model pembelajaran Group Investigation dan

Problem based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Quasi Experiment with

Pre-test Post-test Group Design dengan dua kelompok subyek penelitian yang

memiliki kemampuan sama (homogen). Lokasi penelitian ini dilaksanakan di

SMAN 4 Kediri. Sampel penelitian yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas XI IPS

1 yang mendapatkan perlakuan model Group Investigation dan kelas XI IPS 3

yang mendapatkan perlakuan model pembelajaran Problem based Learning.

Penilaian kemampuan berpikir kritis siswa menggunakan pre-test dan post-test

yang telah divalidasi dan uji reliabilitas. Analisa yang digunakan adalah

Independent sampel t-test.

Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil penelitian bahwa terdapat

perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa dengan menggunakan model

pembelajaran Group Investigation dan model pembelajaran Problem based

Learning. Pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Group

Investigation lebih unggul dibandingkan dengan model pembelajaran Problem

based Learning. Hal tersebut terbukti dari rata-rata gain score yang menunjukkan

kelas model pembelajaran Group Investigation lebih tinggi yaitu 8403

dibandingkan dengan kelas model pembelajaran Problem based Learning sebesar

7990. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kedua model pembelajaran dapat

digunakan sebagai referensi oleh guru mata pelajaran Geografi sebagai variasi

pembelajaran.
Kata Kunci : Group Investigation Problem based Learning berpikir kritis
Full Text :

Kembali