Jurnal Pendidikan Geografi
Universitas Negeri Malang
 
Home > Artikel > Detil artikel

Detil Artikel

Edisi : Vol.2, No.2 (2013)
Judul : Kontribusi Pendapatan Tenaga Kerja Wanita Industri Pakaian “Baharudin” pada Pendapatan Keluarga di Desa Beji Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung
Penulis : NUR LAYLIYAH
Ach. Amirudin
Budijanto
Abstrak :
Adanya industri pakaian membutuhkan tenaga kerja yang banyak sehingga dapat mengurangi jumlah pengangguran yang berada di daerah sekitar industri ini. Selain itu adanya industri ini mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan keluarga para tenaga kerja wanita. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan karakteristik sosial ekonomi dan demografis tenaga kerja wanita (2) mendeskripsikan faktor-faktor yang menyebabkan tenaga kerja wanita memilih bekerja pada industri pakaian “Baharudin” (3) mendeskripsikan aktivitas tenaga kerja wanita (4) mendeskripsikan besarnya kontribusi pendapatan tenaga kerja wanita yang bekerja pada industri pakaian “Baharudin” yang diberikan kepada keluarga.

Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh tenaga kerja wanita pada industri pakaian “Baharudin”. Sampel responden mengambil keseluruhan populasi yang ada karena jumlah populasi kurang dari 100 yakni sebanyak 50 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi mengisi kuesioner dan dokumentasi dianalisis dengan menggunakan tabulasi tunggal.

Hasil penelitian menunjukkan: (1) sebagian besar karakteristik tenaga kerja wanita industri pakaian “Baharudin” di Desa Beji Kecamatan Boyolangu berumur 30 – 34 tahun berstatus menikah memiliki rumah sendiri tingkat pendidikan SD dan beban tanggungan sebanyak 2 orang jenis pekerjaan menjahit pendapatan tenaga kerja di bagian packing Rp 500.00000 pendapatan di bagian mengobras Rp 600.00000 pendapatan di bagian menjahit Rp 800.00000 (2) aktivitas tenaga kerja wanita industri ini memiliki jam kerja 8 jam lama kerja 3 – 4 tahun sistem pengupahan mingguan untuk menghemat biaya mereka membawa makanan dan minuman dari rumah (3) faktor penyebab tenaga kerja wanita bekerja di industri ini jarak antara rumah responden ke tempat kerja rata-rata sekitar 1-2 km transportasi yang digunakan sepeda motor keputusan bekerja para responden atas dasar inisiatif sendiri alasan bekerja karena untuk membantu suami/keluarga mencari nafkah informasi masuk kerja didapat dengan datang langsung ke industri (4) sebagian besar responden menggunakan pendapatan untuk keperluan keluarga sumbangan yang diberikan kepada keluarga rata-rata sebesar 2875% - 5249%. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan pemerintah Kabupaten Tulungagung lebih memperhatikan upah yang diterima oleh tenaga kerja wanita industri pakaian “Baharudin” karena upah yang mereka terima kurang dari UMR Kabupaten Tulungagung. Melihat kondisi seperti itu disarankan kepada pihak industri pakaian “Baharudin ” untuk menaikkan upah tenaga kerja wanita industri pakaian tersebut minimal setara dengan UMR Kabupaten Tulungagung sehingga tingkat kesejahteraan keluarga tenaga kerja wanita industri pakaian tersebut menjadi lebih sejahtera dari sebelumnya. Pemerintah Kabupaten Tulungagung harus lebih tegas dalam memberikan kebijakan mengenai jumlah jam kerja yang berlaku 8 jam sehari dan 40 jam seminggu kelebihan jam kerja sebaiknya ada uang lembur. Sebagai peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia di industri tersebut seharusnya pengelola industri mengadakan pelatihan menjahit bagi tenaga kerja wanita agar kualitas produk yang dihasilkan semakin meningkat. Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk mengadakan riset lebih lanjut mengenai produksi pemasaran maupun standar mutu pada industri tersebut agar lebih menyempurnakan penelitian ini.
Kata Kunci : karakteristik tenaga kerja aktivitas kontribusi pendapatan
Full Text :

Kembali