Jurnal Pendidikan Geografi
Universitas Negeri Malang
 
Home > Artikel > Detil artikel

Detil Artikel

Edisi : Vol.2, No.2 (2013)
Judul : Analisis Kualitas Hidup Petani Pangan di Desa Dringu Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo
Penulis : NINA NURAINI
Ach. Amirudin
Budijanto
Abstrak :
Pertanian merupakan salah satu bagian penting dari Indonesia karena

pertanian adalah mata pencaharian pokok dari penduduk Indonesia karena

Indonesia sangat potensial untuk pertanian sehingga sebagian besar penduduk di

Indonesia merupakan petani.

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: kualitas hidup petani pangan di

desa Dringu yang diukur melalui tingkat kesejahteraan petani pangan di desa

Dringu dengan indikator pendapatan petani pola konsumsi beban tanggungan

kepemilikan lahan dan kondisi fisik rumah.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan

metode survey dan wawancara. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik

proportional random sampling dan responden ditentukan dengan cara undian

(sistematis random sampling). Sampel dalam penelitian ini adalah kepala keluarga

(KK) yang berprofesi sebagai petani khususnya petani pangan di desa Dringu

yang tersebar di enam dusun. Analisis data yang digunakan untuk mengetahui

tingkat kualitas hidup petani di desa Dringu yaitu tabulasi tunggal.

Hasil penelitian menunjukkan: (1) Karakteristik sosial ekonomi petani

pangan di desa Dringu saling berkaitan setiap indikatornya melihat bahwa

pendidikan petani pangan 66% tamatan SD dan SMPdan diperkuat dengan 54%

petani tidak memiliki pekerjaan sampingan. Pendidikan yang rendah akan

membuat kesempatan kerja petani di luar sektor pertanian rendah karena tidak

adanya ketrampilan. Pendapatan petani pangan di desa Dringu 80%

berpenghasilan <10 juta/masa panen hal ini berkaitan pula dengan kepemilikan

lahan hanya 65% petani memiliki lahan sendiri dengan rata-rata luas lahan <1

hektar. Pendapatan tersebut juga berhubungan dengan beban tanggungan keluarga

karna 60% petani memiliki beban tanggungan <5 orang sehingga apabila semakin

banyak anggota keluarga yang tidak produktif makan semakin besar beban

tanggungan kepala keluarga. (2) kualitas hidup petani pangan di desa Dringu 43%

masih buruk dan 57% keluarga petani pangan termasuk baik (3) pola konsumsi

atau pengeluaran per rumah tangga petani masih di bawah garis kemiskinan.

Saran yang dapat diberikan yaitu: (1) sebagian petani pangan di desa

Dringu kualitas hidupnya masih buruk sehingga perlu meningkatkannya dengan

cara setiap anggota keluarga yang berusia produktif harus bekerja meningkatkan

ketrampilan dan pengetahuan dan memiliki kebutuhan pengembangan (2)

pemerintah harus menambah gedung sekolah di desa Dringu dan melakukan

penyuluhan secara berkala agar petani di desa Dringu semakin maju.
Kata Kunci : pendapatan keluarga beban tanggungan keluarga pendidikan pola konsumsi keluarga kualitas hidup kesejahteraan keluarga petani
Full Text :

Kembali