Fisika
Universitas Negeri Malang
 
Home > Artikel > Detil artikel

Detil Artikel

Edisi : Vol.3, No.1 (2014)
Judul : Identifikasi Intrusi Air Laut ke dalam Akuifer Menggunakan Metode Geolistrik Tahanan Jenis di Pantai Bajulmati Malang
Penulis : MARIA ULFA
Daeng Achmad Suaidi
Sujito
Abstrak :

Intrusi air laut merupakan peristiwa masuknya air asin (air laut) ke dalam akuifer. Intrusi air laut terjadi karena terganggunya keseimbangan antara air laut dan air tawar. Faktor-faktor yang menyebabkan terganggunya keseimbangan ini dipengaruhi oleh beberapa hal yaitu adanya pemanfaatan air tanah yang tidak tepat karakteristik pantai dan batuan penyusunnya. Di daerah Pantai Bajulmati terjadi penurunan kualitas air tanah di salah satu sumber air (sumur) milik penduduk. Penurunan kualitas air dilihat dari rasa air yang asin. Kondisi ini diindikasikan terjadi intrusi air laut.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan titik-titik akuifer yang terintrusi air laut di sekitar sumur air asin dan titik-titik akuifer yang tidak ter- intrusi air laut di sekitar sumur air tawar. Parameter yang digunakan dalam penelitian ini adalah nilai resistivitas tanah/material kemudian akan dibandingkan antara kedua nilai resistivitas tersebut. Untuk itu dalam penelitian ini menggunakan metode geolistrik tahanan jenis. Dengan cara menancapkan empat buah elektroda yaitu elektroda potensial dan elektroda arus sehingga didapatkan resistivitas semu. Selanjutnya hasil tersebut akan diproses dengan software Res2divn dari hasil pengolahan software ini akan didapatkan resistivitas sebenarnya dari penampang 2D.
Hasil interpretasi penampang 2D yang menunjukkan adanya titik-titik akuifer  intrusi air laut adalah lintasan 1 terletak pada kedalaman 388-994 meter pada bentangan 55-66 meter dan 70-75 meter. Lintasan 2 terletak pada kedalaman 388-10 meter dan 173-215 meter pada bentangan 50 meter dan 60 meter. Adapun  titik-titik akuifer yang tidak terintrusi air laut adalah lintasan 3 pada kedalaman 2 meter; 125-134 meter; 20-173 meter; dan 125-676 meter. Pada bentangan 70-75 meter; 20-33 meter; 55-67 meter dan 85-93 meter. Lintasan 4 akuifer air tawar terletak pada kedalaman 134-173 meter pada bentangan 85-93 meter

Kata Kunci : Intrusi Air Laut;Metode Geolistrik;Resistivitas;Litologi Batuan
Full Text :

Kembali