Fisika
Universitas Negeri Malang
 
Home > Artikel > Detil artikel

Detil Artikel

Edisi : Vol.2, No.1 (2014)
Judul : IDENTIFIKASI BIDANG GELINCIR ZONA RAWAN LONGSOR MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK RESISTIVITAS KONFIGURASI DIPOLE-DIPOLE DI PAYUNG KOTA BATU
Penulis : EFA AGUSTINA
Sujito
Daeng Achmad Suaidi
Abstrak :

ABSTRAK


Agustina Efa. 2014. Identifikasi Bidang Gelincir Zona Rawan Longsor Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas Konfigurasi Dipole-Dipole di Payung Kota Batu. Skripsi. Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Sujito S.Pd. M.Si.   (II) Daeng Achmad Suaidi S.Si. M.Kom.


 


Kata Kunci: Bidang Gelincir Geolistrik Resistivitas Dipole-dipole Strike Dip.


             


  Longsoran merupakan salah satu masalah yang banyak terjadi pada lereng alam maupun buatan dan merupakan bencana alam yang sering terjadi di Indonesia. Tanah longsor merupakan salah satu bencana alam yang umum terjadi di kawasan pegunungan terutama saat musim hujan. Kondisi topografi pegunungan dan perbukitan menjadikan kota Batu terkenal sebagai daerah dingin dan berlereng. Hasil penelitian sebelumnya menunjukkan wilayah kota Batu merupakan daerah yang rentan terhadap bahaya longsor. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar potensi longsor yang terdapat pada lokasi penelitian.


Data yang diperoleh pada penelitian merupakan data resistivitas semu dengan menggunakan metode geolistrik resistivitas konfigurasi dipole-dipole. Pengambilan data dilakukan pada 4 lintasan masing-masing lintasan memiliki panjang 150 meter. Untuk menampilkan nilai resistivitas pada setiap lintasan digunakan software Res2dinv sehingga terlihat citra warna yang menggambarkan perubahan resistivitas pada setiap lapisan batuan.


Hasil dari penelitian menunjukkan teridentifikasinya letak bidang gelincir pada masing-masing lintasan. Lapisan yang diduga sebagai bidang gelincir memiliki kontras resistivitas yang tinggi. Untuk menduga arah longsoran maka masing-masing lintasan digabung menjadi satu. Daerah penelitian ini memiliki potensi longsor searah kemiringan bidang gelincir yaitu mengarah pada timur-laut dengan strike mengarah pada tenggara dan dip mengarah pada timur laut sehingga koordinat azimuth N1350 E /40960 NE.

Kata Kunci : Bidang Gelincir; Geolistrik Resistivitas;Dipole-dipole;Strike;Dip
Full Text :

Kembali