Fisika
Universitas Negeri Malang
 
Home > Artikel > Detil artikel

Detil Artikel

Edisi : Vol.2, No.1 (2014)
Judul : PENENTUAN STRUKTUR LITOLOGI DAERAH PANASBUMI PROBOLINGGO MENGGUNAKAN METODE MAGNETOTELURIK (MT)
Penulis : JASMINE CHRISTIANI WULANDARI
Siti Zulaikah
Nugroho Adi Pramono
Abstrak :

ABSTRAK


 


 


Wulandari Jasmine Christiani. 2014. Penentuan Struktur Litologi Daerah Panasbumi Probolinggo Menggunakan Metode Magnetotelurik (MT). Skripsi Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Siti Zulaikah M.Si (II) Nugroho Adi P S.Si M.Si.


 


Kata kunci : daerah panasbumi Probolinggo litologi Magnetotelurik (MT).


 


Daerah panasbumi Probolinggo Jawa Timur berada di lingkungan pegunungan api yang berumur holosen yaitu antara Gunung Lamongan dan Gunung Iyang-Argopuro. Ciri khas morfologi daerah panasbumi ini dikelilingi oleh perbukitan vulkanik dan sebaran danau maar. Danau maar merupakan bekas kawah gunung berapi pada masa lampau yang saat ini cekungan tersebut terisi oleh air serta material-material endapan hasil letusan gunung api. Mayoritas jenis litologi pada daerah panas bumi Probolinggo adalah batuan piroklastik lava andesit-basaltik dan tuf.


Untuk mengetahui informasi struktur litologi daerah panasbumi ini dilakukan penelitian dengan menggunakan metode magnetotelurik (MT) yang diketahui mampu mendeteksi struktur bawah tanah hingga kedalaman ribuan meter. Pada penelitian ini diambil sampel sebanyak 11 titik akuisisi data. Data yang diperoleh dari proses akuisisi lapangan selanjutnya diolah dengan menggunakan software SSMT 2000 MT Editor WinGlink dan menghasilkan produk berupa peta kontur resistivitas.


Hasil penelitian menunjukkan adanya struktur sistem penyusun panasbumi yang terdiri dari lapisan batuan penudung (cap rocks) lapisan batuan reservoir dan lapisan batuan source rocks/heat source. Batuan penudung (cap rocks) berada pada lapisan tanah paling dangkal yaitu di kedalaman sekitar 2500 m dibawah permukaan tanah dan resistivitasnya diperkirakan lebih kecil dari 33 Ω. Lapisan batuan reservoir terdapat pada kedalaman 1000-3000 m dibawah permukaan tanah dengan nilai resistivitas kurang dari 600 Ω. Lapisan batuan source rocks atau heat source yang merupakan batuan penghasil panas berada pada kedalaman mulai 3000 m dibawah permukaan tanah dan memiliki nilai resistivitas paling tinggi diantara lapisan batuan lainnya yaitu lebih dari 1000 Ω.

Kata Kunci : daerah panasbumi Probolinggo;litologi;Magnetotelurik (MT)
Full Text :

Kembali