Fisika
Universitas Negeri Malang
 
Home > Artikel > Detil artikel

Detil Artikel

Edisi : Vol.2, No.1 (2014)
Judul : SINTESIS KOMPOSIT POLYSTYRENE/KARBON (PS/C) BERBASIS ARANG KAYU JATI DENGAN VARIASI KOMPOSISI DAN PENGARUHNYA TERHADAP POROSITAS KONDUKTIVITASLISTRIK DAN MIKROSTRUKTUR
Penulis : FREBINA HESTY MENTARI
Hartatiek
Yudyanto
Abstrak :

ABSTRAK


 


Mentari Frebina Hesty. 2014. Sintesis Komposit Polystyrene/Karbon Berbasis Arang Kayu Jati dengan Variasi Komposisi Terhadap Porositas Konduktivitas Listrik dan Mikrostruktur.


                 Skripsi Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Hartatiek M.Si (2) Drs. Yudyanto M.Si


 


Kata kunci: pelat bipolar arang kayu jati komposit Polystyrene/Karbon konduktivitas listrik mikrostruktur dan porositas


           


Pelat bipolar merupakan komponen utama dari Polimer Electrolyte membrane Fuel Cell (PEMFC) yang memiliki fungsi utama untuk mengumpulkan dan memindahkan elektron dari anoda dan katoda. Oleh karena itu material untuk pelat bipolar harus memiliki konduktivitas listrik yang tinggi dan porositas yang rendah. Porositas rendah ditentukan dengan banyaknya binder atau perekat yang dicampurkan pada karbon. Untuk mendapatkan pelat bipolar yang murah ringan konduktivitas listrik yang tinggi dan porositas rendah maka dikembangkan pelat bipolar yang terbuat dari komposit Polystyrene/Karbon.


            Pelat bipolar komposit Polystyrene/Karbon dibuat dengan compression moulding menggunakan alat hot press. Langkah awal serbuk karbon dibuat melalui proses karbonisasi serbuk kayu jati sebagai bahan baku pada temperatur 600°C selama 1 jam dalam kondisi inert. Langkah kedua yaitu pembuatan Polystyrene secara kimia. Proses ini membutuhkan tiga bahan yaitu Styrofoam chlorofoam dan Asam Sulfat (H2SO4) dengan perbandingan 1:5:2. Langkah ketiga Serbuk karbon dicampurkan dengan Polystyrene dengan rasio komposisi Polystyrene dan Karbon adalah 0 : 100 10 : 90 20 : 80 dan 30 : 70 (% berat) dengan berat total 5 gram. Pencampuran dilakukan dengan menggunakan magnetik stirrer dengan kecepatan 150 putaran/menit dengan suhu 45°C selama 30 menit. Setelah itu dikompaksi dengan berbentuk pelet dengan tekanan 3 kali putaran. Pelet yang terbentuk kemudian diukur sifat elektriknya menggunakan I-V meter merk Keithley persentase porositas ditentukan dengan keporian semu dan mikrostruktur.


            Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan Polystyrene menurunkan persentase porositas dan nilai konduktivitas komposit PS/C. Didapatkan pada komposisi 80% Karbon : 20% Polystyrene persentase porositas 0.63% dan nilai konduktivitas listrik 7.5964 S/cm. Dari hasil penelitian tersebut konduktivitas listrik  masih di bawah standart yang dipersyaratkan untuk pelat bipolar dalam fuel cell. 

Kata Kunci : pelat bipolar;arang kayu jati;komposit Polystyrene/Karbon;konduktivitas listrik;mikrostruktur dan porositas
Full Text :

Kembali