Fisika
Universitas Negeri Malang
 
Home > Artikel > Detil artikel

Detil Artikel

Edisi : Vol.2, No.1 (2014)
Judul : PEmetaAN SEBARAN DEPOSIT MANGAN BERDASARKAN NILAI RESISTIVITAS MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI WENNER DI DESA KALIREJO KECAMATAN KALIPARE KABUPATEN MALANG
Penulis : FANDY MUHARTO
Daeng Achmad Suaidi
Burhan Indriawan
Abstrak :

ABSTRAK


Muharto Fandy. 2014. Pemetaan Sebaran Deposit Mangan Berdasarkan Nilai Resistivitas Menggunakan Metode Geolistrik Konfigurasi Wenner di Desa Kalirejo Kecamatan Kalipare Kabupaten Malang. Skripsi Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Daeng Achmad Suaidi S.Si M.Kom (II) Burhan Indriawan S.Si M.Si.


 


Kata kunci: Mangan Resistivitas Geolistrik Konfigurasi Wenner.


Kabupaten Malang adalah salah satu kabupaten di Jawa Timur yang memiliki potensi alam yang besar terutama dalam hal tambang mineral. Tambang mineral merupakan sumber daya alam yang banyak dibutuhkan dan digunakan untuk kehidupan manusia. Desa Kalirejo Kecamatan Kalipare Kabupaten Malang masih belum memiliki informasi secara detail mengenai potensi sebaran sumber daya mineral yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola sebaran dan memprediksi deposit kandungan mangan berdasarkan luasan area yang disurvei. Hasil uji laboratorium menggunakan XRF menunjukkan bahwa pada lapisan atas luasan area yang disurvei 9745% mengandung mineral Mangan (Mn). Untuk itu perlu dilakukan penelitian untuk menentukan pola sebaran mangan dan mengungkap deposit kandungan mangan pada lapisan atas dan lapisan bawah batuan secara lateral dan vertikal yang ada di desa Kalirejo berdasarkan luasan area yang disurvei.


Proses penentuan pola sebaran dan deposit kandungan mangan dilakukan dengan mengaplikasikan metode geolistrik tahanan jenis konfigurasi Wenner. Penelitian dilakukan dengan survei lapangan pengambilan sample pengujian sample dengan XRF penentuan lintasan elektroda pemasangan elektroda mengalirkan arus melalui elektroda pengumpulan data pengolahan data dengan software Res2divn dan software Surfer 10 intrepetasi pola sebaran tiap lintasan dan prediksi presentase deposit kandungan mangan tiap lintasan berdasarkan area yang disurvei. Panjang lintasan 1 lintasan 2 lintasan 3 adalah 150 meter untuk panjang lintasan 4 adalah 105 dan jarak spasi elektroda adalah 5 meter.


Dari hasil penelitian diprediksi pola sebaran dan presentase deposit kandungan mangan berdasarkan luasan area yang disurvei adalah pada lintasan 1 terletak  pada titik 20 meter sampai titik  85 meter dengan kedalaman 0 meter sampai 30 meter dan luas area yang diduga mengandung mangan adalah 282945 m2 dengan persentase sebesar 15 %. Pada lintasan 2 pada titik 10 meter sampai titik 20 meter dengan kedalaman 0 meter sampai 5 meter dan luas area yang diduga mengandung mangan adalah 169767 m2 dengan presentase sebesar 1 %. Pada lintasan 3 pada titik  40 meter sampai titik  105 meter dengan kedalaman 5 meter sampai 25 meter dan luas area yang diduga mengandung mangan adalah 4545983 m2 dengan presentase sebesar 241 %. Pada lintasan 4 adalah pada titik 20 meter sampai titik 85 meter dengan kedalaman 5 meter sampai 10 meter dan luas area yang diduga mengandung mangan adalah 3807 m2 dengan presentase sebesar 5 %.


                       

Kata Kunci : Mangan;Resistivitas;Geolistrik;Konfigurasi Wenner
Full Text :

Kembali