Fisika
Universitas Negeri Malang
 
Home > Artikel > Detil artikel

Detil Artikel

Edisi : Vol.2, No.1 (2014)
Judul : APLIKASI METODE GEOLISTRIK RESISTIVITAS KONFIGURASI SCHLUMBERGER UNTUK MENGIDENTIFIKASI LAPISAN AKUIFER DI DESA SLAMPAREJO KECAMATAN JABUNG KABUPATEN MALANG
Penulis : DWI WAHYU PUJOMIARTO
Daeng Achmad Suaidi
Sujito
Abstrak :

ABSTRAK
 
 
Pujomiarto Dwi Wahyu. 2014. Aplikasi Metode Geolistrik Resistivitas
Konfigurasi Schlumberger untuk Mengidentifikasi Lapisan Akuifer di
Desa Slamparejo Kecamatan Jabung Kabupaten Malang. Skripsi Jurusan
Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas
Negeri Malang. Pembimbing: (1) Daeng Achmad Suaidi S.Si M.Kom.   
(2) Sujito S.Pd M.Si
 
Kata Kunci : Geolistrik Konfigurasi Schlumberger Akuifer Resistivitas
 
  Desa Slamparejo Kecamatan Jabung Kabupaten Malang merupakan  
daerah  rawan  kekurangan air bersih. Air bersih diperlukan untuk memenuhi
kebutuhan warga. Identifikasi adanya sumber air bersih dapat menggunakan
metode geolistrik tahanan jenis. Metode geolistrik tahanan jenis memiliki
keunggulan untuk mengadakan eksplorasi dangkal yang tidak bersifat merusak
dalam pendeteksiannya.  
  Pendeteksian geolistrik dilakukan atas dasar sifat fisika batuan terhadap
arus listrik dimana setiap batuan yang berbeda akan mempunyai harga tahanan  
jenis yang berbeda. Tujuan penelitian mengidentifikasi lapisan akuifer untuk
mengetahui potensi air tanah menggunakan metode geolistrik konfigurasi
schlumberger tipe sounding. Identifikasi akuifer menggunakan konfigurasi
schlumberger dengan 4 lintasan: Lintasan 1 panjang 140 meter arus yang
diinjeksikan sebesar 20 mA; Lintasan 2 panjang 160 meter arus yang diinjeksikan
sebesar 20 mA; Lintasan 3 panjang 150 meter arus yang diijeksikan sebesar 20 –
60 mA; Lintasan 4 panjang 210 meter arus yang diijeksikan sebesar 20 - 120 mA.
  Berdasarkan hasil pengolahan data interpretasi software Ip2Win dan peta
geologi diidentifikasi sebaran akuifer di Desa Slamparejo Kecamatan Jabung
Kabupaten Malang. Pada lintasan 1 memiliki nilai resistivitas 18 – 60  Ωm  
kedalaman lapisan 10 – 16  meter dengan jenis air dalam akuifer alluvial.  Pada  
lintasan 2 memiliki nilai resistivitas 118 – 164  Ωm kedalaman 66 – 13 meter
dengan jenis air dalam akuifer alluvial. Pada lintasan 4  memiliki nilai    
resistivitas 251 – 398  Ωm kedalaman 65 – 25  meter dengan jenis air dalam
akuifer alluvial. Hasil analisis yang dilakukan disimpulkan bahwa lapisan akuifer
yang diteliti merupakan zona tak jenuh yang merupakan akuifer tidak tertekan.
Lapisan akuifer tidak tertekan mempunyai batas atas dengan muka air tanah dan
aquitard pada lapisan bawah.

Kata Kunci : Geolistrik;Konfigurasi Schlumberger;Akuifer;Resistivitas
Full Text :

Kembali