Pendidikan Fisika
Universitas Negeri Malang
 
Home > Artikel > Detil artikel

Detil Artikel

Edisi : Vol.3, No.1 (2014)
Judul : Penerapan Model Inkuiri Terbimbing dalam Pembelajaran Fisika untuk Meningkatkan Kerja Ilmiah dan Prestasi Belajar Siswa Kelas X MIA-2 SMA N 6 Malang.
Penulis : SUHARTIK WAHYUNI
Dwi Haryoto
Sumarjono
Abstrak :

            Hasil observasi pembelajaran di kelas X MIA-2 SMA N 6 Malang menunjukkan bahwa saat melakukan percobaan banyak siswa yang salah mengoperasikan alat praktikum dan hanya 15% siswa yang mencapai KKM saat diadakan ulangan. Rendahnya kemampuan kerja ilmiah dan prestasi belajar siswa ini disebabkan karena proses pembelajaran yang dilakukan kurang melibatkan siswa siswa hanya pasif mendengarkan penjelasan guru dan jarang melakukan kerja laboratorium untuk menemukan konsep. Oleh karena itu dalam pemilihan model pembelajaran harus menekankan pada pemberian pengalaman langsung agar potensi yang ada pada diri siswa semakin berkembang. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah pembelajaran melalui model inkuiri terbimbing.


            Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) penerapan model inkuiri terbimbing dalam pembelajaran fisika (2) peningkatan kerja ilmiah dan (3) peningkatan prestasi belajar fisika siswa kelas X MIA-2 SMA N 6 Malang.


Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan pendekatan deskripstif kualitatif. Data penelitian berupa hasil observasi keterlaksanaan model inkuiri terbimbing kemampuan kerja ilmiah dan prestasi belajar siswa. Keterlaksanan pembelajaran inkuiri terbimbing diukur dengan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran kemampuan kerja ilmiah siswa diukur dengan lembar observasi kerja ilmiah sedangkan prestasi belajar siswa diukur melalui tes. Analisis data dilakukan dengan tiga tahapan yaitu reduksi data  paparan data dan penarikan kesimpulan.


            Berdasarkan hasil analisis data diperoleh tiga simpulan hasil penelitian. Pertama pelaksanaan model inkuiri terbimbing kelas X MIA 2 SMA N 6 Malang terlaksana dengan baik di siklus I maupun siklus II peningkatannya terjadi pada semua tahapan pembelajaran meliputi merumuskan masalah merumuskan hipotesis mengumpulkan data menganalisis data dan membuat kesimpulan. Kedua kemampuan kerja ilmiah siswa kelas X MIA 2 SMA N 6 Malang mengalami peningkatan selama penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Aspek kemampuan kerja ilmiah yang mengalami peningkatan meliputi kemampuan mengamati mengajukan pertanyaan melakukan percobaan menggunakan alat mengumpulkan data mengkomunikasikan dan menyimpulkan ketigaprestasi belajar siswa mengalami peningkatan selama penerapan model inkuiri terbimbing. Peningkatannya ditunjukkan oleh skor rata-rata ulangan harian dan jumlah siswa yang mencapai KKM.

Kata Kunci : model inkuiri terbimbing;kerja ilmiah;prestasi belajar
Full Text :

Kembali