Ilmu Hayati
Universitas Negeri Malang
 
Home > Artikel > Detil artikel

Detil Artikel

Edisi : Vol.1, No.1 (2016)
Judul : PENGARUH PERASAN BUAH LABU SIAM (Sechium edule (Jacq.) Sw.) TERHADAP KADAR MALONDIALDEHID (MDA) MENCIT (Mus musculus) YANG DIINDUKSI STREPTOZOTOCIN (STZ)
Penulis : SOYADESITA
Betty Lukiati
Nugrahaningsih
Abstrak :

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perasan buah
labu siam terhadap kadar malondialdehid (MDA) pada pankreas dan hepar
mencit. Mencit diabetes diperoleh dengan injeksi multiple low dose
streptozotocin (MLD-STZ) 20mg/kgBB secara intraperitoneal selama lima hari
berturut-turut. Pada penelitian ini mencit dibagi menjadi 6 kelompok masingmasing
4
ulangan


(mencit normal sebagai kontrol negatif mencit yang diinjeksi
MLD-STZ tanpa terapi sebagai kontrol positif dan kelompok tikus yang
diinjeksi MLD-STZ dan diterapi dengan perasan buah labu siam dengan dosis
yang berbeda yaitu 121 242 363 dan 484 mg/20gBB yang diberikan secara
oral selama 14 hari berturut-turut). Pada akhir perlakuan semua mencit dibedah
dan diambil organ pankreas dan heparnya untuk diukur kadar malondialdehid
(MDA). Pemeriksaan kadar MDA menggunakan metode Thiobarbituric Acid
Reactive Substances (TBARS) dan diukur absorbansinya menggunakan
spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 532 nm. Kadar MDA
dianalisis dengan analisis varian satu arah dan dilanjutkan dengan uji beda nyata
terkecil (α=005). Hasil analisis menunjukkan bahwa pemberian perasan buah
labu siam berpengaruh nyata (P<005) terhadap kadar MDA pankreas dan hepar
mencit hasil induksi MLD-STZ. Dosis perasan buah labu siam yang dapat
menurunkan kadar MDA pankreas dan hepar paling baik adalah 121mg/20gBB
meskipun tidak secara signifikan.

Kata Kunci : perasan Sechium edule (Jacq.) Sw. diabetes mellitus tipe 1 malondialdehid streptozotocin mencit
Full Text :

Kembali