Ilmu Hayati
Universitas Negeri Malang
 
Home > Artikel > Detil artikel

Detil Artikel

Edisi : Vol.1, No.1 (2016)
Judul : PENGARUH REBUSAN SIMPLISIA DAUN PULUTAN (Urena lobata L.) TERHADAP NEKROSIS SEL TUBULUS KONTORTUS PROKSIMAL GINJAL MENCIT (Mus musculus) GALUR Balb C
Penulis : SITI MAISAROH
Nursasi Handayani
Abdul Gofur
Abstrak :

Tanaman pulutan (Urena lobata L) merupakan salah satu tanaman obat yang
digunakan sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Kemampuan tanaman
pulutan dalam menyembuhkan tidak lepas dari kandungan senyawa kimia yang terdapat di
dalamnya yaitu flavonoids glycosides alkaloid tanin β-sitosterol stigmasterol furocoumarin
imperatorin mangiferin dan quercetin. Kandungan senyawa tersebut membuat tanaman ini
memiliki banyak manfaat antara lain sebagai obat diuretik. Karena tanaman pulutan banyak
digunakan sebagai obat dimasyarakat maka diperlukan penelitian untuk mengetahui keamanannya
terhadap organ-organ tubuh antara lain ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
rebusan simplisia daun pulutan terhadap terjadinya nekrosis sel tubulus kontortus proksimal ginjal
mencit (Mus musculus) galur Balb C. Penelitian dilakukan di ruang fotografi mikroskopis dan
Kandang Pemeliharaan Hewan Biologi FMIPA Universitas Negeri Malang pada bulan
November–Desember 2015. Objek yang digunakan adalah mencit jantan umur 8-10 minggu diberi
rebusan simplisia daun pulutan dengan konsentrasi masing 5% 75% 10% 125% 15% dan
kontrol. Pemberian secara gavage selama 18 hari hari ke 19 mencit diambil organ ginjalnya.
Selanjutnya dilakukan penghitungan persentase sel tubulus kontortus proksimal mencit dari
preparat histologi ginjal. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa rebusan simplisia daun pulutan
berpengaruh terhadap terjadinya nekrosis sel tubulus kontortus proksimal ginjal mencit
konsentrasi yang mulai berpengaruh adalah 5%.

Kata Kunci : rebusan daun pulutan nekrosis piknosis tubulus kontortus proksimal
Full Text :

Kembali