IMAGE
Universitas Negeri Malang
 
Home > Artikel > Detil artikel

Detil Artikel

Edisi : Vol.1, No.1 (2012)
Judul : STUDI TENTANG SENI KERAJINAN MINIATUR REOG PONOROGO PADA USAHA KERAJINAN BAPAK MISDI DI KELURAHAN SURODIKRAMAN KABUPATEN PONOROGO
Penulis : BINTARI AGUNG
TRIYONO WIDODO
FENNY ROCHBEIND
Abstrak :

Kesenian Reog merupakan ciri khas dari Kabupaten Ponorogo sehingga sudah selayaknya dilestarikan. Untuk bersaing dipasaran perajin Reog Ponorogo mulai membuat alternatif lainnya yaitu tidak hanya membuat kerajinan Reog Ponorogo yang berasal dari bahan kayu saja namun membuat suatu inovasi dengan memakai bahan dasar tepung gipsum. Peralihan ini dirasa sangat menguntungkan karena mudah pembuatannya ekonomis dan juga mampu bersaing dipasaran. Selain itu dapat mengetahui proses pembuatan dan desain dari Seni Kerajinan Miniatur Reog Ponorogo serta upaya pemerintah dalam melestarikannya
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pembuatan desain pembuatan dan upaya dalam melestarikan kerajinan miniatur Reog Ponorogo.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode observasi atau pengamatan wawancara dokumentasi dan studi pustaka. Dilakukan di Kabupaten Ponorogo di rumah Bapak Misdi selaku perajin dan Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga selaku pihak dari Pemerintah Daerah Ponorogo.
Hasil penelitian pembuatan miniatur Reog Ponorogo ini pengerjaannya melalui beberapa tahapan yang sistematis. Dimulai dari pembuatan cetakan pembuatan dengan bahan gipsum pencetakan miniatur Reog Ponorogo setelah kering baru dilanjutkan ke tahap pewarnaan kemudian proses akhir yaitu pengemasan ke dalam bingkai/pigura.
Pemerintah Kabupaten Ponorogo sebagai pengayom bagi para perajin mengadakan pembinaan dan penyuluhan kepada para pengrajin Reog Ponorogo Serta memberikan bantuan pinjaman modal pada para pengrajin melalui koperasi dan kesempatan untuk mengikuti berbagai pameran yang dilaksanakan oleh kabupaten Ponorogo maupun di luar daerah bahkan di Luar Negeri. Pemerintah juga menetapkan agenda kegiatan daerah yaitu pentas Reog Ponorogo secara rutin setiap malam bulan purnama (malam tanggal 15 H) dan Festival Reog Ponorogo pada setiap menjelang 1 Muharram yang bertempat di depan Paseban Alun-Alun Ponorogo atau yang lebih dikenal masyarakat dengan “Panggung Singo”. Dengan pementasan Reog Ponorogo bulan purnama dan Festival Reog Nasional para pengrajin bisa mendapatkan tempat untuk menjual karya kerajinan mereka.
Berdasarkan Hasil penelitian ini disarankan untuk dilakukan penelitian lebih lanjut yang nantinya dapat dikembangkan menjadi penelitian yang lebih baik. Selain itu bisa dijadikan sebagai referensi untuk penelitian selanjutnya.

Kata Kunci : Kerajinan miniatur Reog Ponorogo Pemerintah Kabupaten Ponorogo.
Full Text :

Kembali